Berita Terkini
Nasional
Dunia
Bisnis
Dunia Islam
Pemuda
Perempuan
Daerah
Kabar Banten
KPU Kota Serang
SERANG - Rombongan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki yang hendak makan siang di Rumah Makan (RM) Soup Ikan Taktakan, Alun-alun Kota Serang, Rabu (27/7), melihat ada anggota KPU Kota Serang Yuliana Mardatillah Tangka. Di rumah makan itu, ada juga Rano Karno, bakal calon gubernur Banten, bersama timnya.
"Saya melihat Rano bersama timnya. Ternyata di situ juga ada anggota KPU Yuliana. Begitu kami datang, tak lama kemudian mereka pulang," ungkap M Arif Kirdiat, Bidang Kehumasan Tim Pemenangan Jazuli-Zakki, kepada Radar Banten, Rabu (27/7) malam.
Kata Arif, bakal calon gubernur Jazuli Juwaini bersama pasangannya, Makmun Muzakki, dan tim pemenangan usai pemeriksaan kesehatan di RSUD Serang, datang ke RM Soup Ikan untuk makan siang. "Sebelumnya kami tidak tahu ada mereka di sana," ungkap Arif.
Acara makan siang antara Yuliana sebagai anggota penyelenggara pemilu dengan Rano Karno, menurut Arif, suatu tindakan yang tidak etis. Oleh Karena itu, Tim Pemenangan Jazuli-Zakki kemarin (27/7) sore mengirimkan surat keberatan bernomor 035/K/BB-PKS/ VII/1432 ke Panwaslukada Banten. Tembusan surat disampaikan ke Panwaslukada Kota Serang dan KPU Kota Serang.
Surat itu menyatakan bahwa semestinya penyelenggara Pilgub Banten, seperti KPU dan Panwaslukada, netral. Akan tetapi, hal itu tidak diindahkan oleh salah satu organ penyelenggara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten periode 2012-2017. Surat yang ditandatangani M Arif Kirdiat itu menegaskan, "Kami dari Humas Partai Keadilan Sejahtera dengan ini menyatakan berkeberatan atas tindakan calon wakil gubernur atas nama Haji Rano Karno yang tengah kedapatan sedang makan siang bersama salah satu anggota KPUD Kota Serang atas nama Yuliana Mardatillah Tangka pada pukul 14.00 WIB di Rumah Makan Soup Ikan Taktakan Alun-alun Serang. Mohon kiranya ada tindakan tegas dari Panwaslu Provinsi Banten selaku pengawas dalam kegiatan pilkada terhadap yang bersangkutan sehingga berjalan pilkada ini berjalan secara demokratis, jujur, adil dan netral."
Anggota Panwaslukada Provinsi Banten Sabihis, tadi malam, memastikan bawah pihaknya sudah menerima surat dari Tim Pemenangan Jazuli-Zakki. "Surat sudah kami terima. Besok (Kamis, 28/7) jam dua siang (pukul 14.00-red) kami akan panggil pelapor yaitu Tim Pemenangan Jazuli-Zakki untuk menanyakan persoalannya," ungkap Sabihis.
Setelah itu, lanjut dia, akan memanggil saksi-saksi minimal dua orang, berikut bukti-bukti, seperti foto atau rekaman pembicaraan. Namun, bila bukti-bukti itu tidak ada, dua orang saksi saja sudah cukup. "Terlapor yaitu Yuliana dan Rano Karno juga akan kami panggil," ungkap Sabihis.
Yuliana, saat dihubungi Rabu (17/7) malam menjelaskan, dirinya makan siang bersama suami James Tangka Tempatnya terpisah dengan rombongan lain dan tidak pernah makan bersama orang lain selain suaminya. "Saya hadir lebih dulu kira-kira jam (pukul) 13.30, baru disusul suami saya kira-kira jam (pukul) 13.40. Rombongan lain datang kira-kira jam (pukul) 14.00. Kemudian ada rombongan kedua kira-kira jam (pukul) 14.30. Tanggapan saya, apakah saya salah (jika) makan bersama suami di tempat umum (rumah makan-red) dan terpisah dari rombongan-rombongan lain tersebut," ungkapnya, (yes/ndu) [Sumber: Radar Banten 28/7/2011]
"Saya melihat Rano bersama timnya. Ternyata di situ juga ada anggota KPU Yuliana. Begitu kami datang, tak lama kemudian mereka pulang," ungkap M Arif Kirdiat, Bidang Kehumasan Tim Pemenangan Jazuli-Zakki, kepada Radar Banten, Rabu (27/7) malam.
Kata Arif, bakal calon gubernur Jazuli Juwaini bersama pasangannya, Makmun Muzakki, dan tim pemenangan usai pemeriksaan kesehatan di RSUD Serang, datang ke RM Soup Ikan untuk makan siang. "Sebelumnya kami tidak tahu ada mereka di sana," ungkap Arif.
Acara makan siang antara Yuliana sebagai anggota penyelenggara pemilu dengan Rano Karno, menurut Arif, suatu tindakan yang tidak etis. Oleh Karena itu, Tim Pemenangan Jazuli-Zakki kemarin (27/7) sore mengirimkan surat keberatan bernomor 035/K/BB-PKS/ VII/1432 ke Panwaslukada Banten. Tembusan surat disampaikan ke Panwaslukada Kota Serang dan KPU Kota Serang.
Surat itu menyatakan bahwa semestinya penyelenggara Pilgub Banten, seperti KPU dan Panwaslukada, netral. Akan tetapi, hal itu tidak diindahkan oleh salah satu organ penyelenggara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten periode 2012-2017. Surat yang ditandatangani M Arif Kirdiat itu menegaskan, "Kami dari Humas Partai Keadilan Sejahtera dengan ini menyatakan berkeberatan atas tindakan calon wakil gubernur atas nama Haji Rano Karno yang tengah kedapatan sedang makan siang bersama salah satu anggota KPUD Kota Serang atas nama Yuliana Mardatillah Tangka pada pukul 14.00 WIB di Rumah Makan Soup Ikan Taktakan Alun-alun Serang. Mohon kiranya ada tindakan tegas dari Panwaslu Provinsi Banten selaku pengawas dalam kegiatan pilkada terhadap yang bersangkutan sehingga berjalan pilkada ini berjalan secara demokratis, jujur, adil dan netral."
Anggota Panwaslukada Provinsi Banten Sabihis, tadi malam, memastikan bawah pihaknya sudah menerima surat dari Tim Pemenangan Jazuli-Zakki. "Surat sudah kami terima. Besok (Kamis, 28/7) jam dua siang (pukul 14.00-red) kami akan panggil pelapor yaitu Tim Pemenangan Jazuli-Zakki untuk menanyakan persoalannya," ungkap Sabihis.
Setelah itu, lanjut dia, akan memanggil saksi-saksi minimal dua orang, berikut bukti-bukti, seperti foto atau rekaman pembicaraan. Namun, bila bukti-bukti itu tidak ada, dua orang saksi saja sudah cukup. "Terlapor yaitu Yuliana dan Rano Karno juga akan kami panggil," ungkap Sabihis.
Yuliana, saat dihubungi Rabu (17/7) malam menjelaskan, dirinya makan siang bersama suami James Tangka Tempatnya terpisah dengan rombongan lain dan tidak pernah makan bersama orang lain selain suaminya. "Saya hadir lebih dulu kira-kira jam (pukul) 13.30, baru disusul suami saya kira-kira jam (pukul) 13.40. Rombongan lain datang kira-kira jam (pukul) 14.00. Kemudian ada rombongan kedua kira-kira jam (pukul) 14.30. Tanggapan saya, apakah saya salah (jika) makan bersama suami di tempat umum (rumah makan-red) dan terpisah dari rombongan-rombongan lain tersebut," ungkapnya, (yes/ndu) [Sumber: Radar Banten 28/7/2011]
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
Labels
Aat Syafaat
Aburizal Bakrie
AD dan ART
Adhyaksa Dault
Adnan Buyung Nasution
Ahmad Fathanah
Ahmad Heryawan
Ahmad Zainuddin
Al Muzzammil Yusuf
Anggoro Widjojo
Anies Rasyid Baswedan
Anis Byarwati
Anis Matta
Anton Apriyantono
Arifinto
Artikel
AS Hikam
Atut Chosiyah
Bailout
Banjir
Banten
Baroness Uddin
Bayan
BHD
Bibit-Chandra
Bidang Perempuan
BIN
Boediono
Bom
Bom Bunuh Diri
Bonie Hargens
Bonie Mufidjar
BPK RI
Budaya
Burhanuddin Muhtadi
Busyro Muqoddas
Capres
Capres Independen
Century
Cicak vs Buaya
Daerah
Deddy Mizwar
Deklarasi Damai
Departemen Pertanian (Deptan)
Dewan Grogi
Dewan Syariah PKS
Didik J Rachbini
Dimyati Natakusuma
Direct Selling
DPD PKS Kulonprogo
DPR RI
DPRD Gorontalo
DPRD Kab Serang
DR. Muhammad Badi’
Dubes AS
Ecky Awal Mucharam
Ekonomi
Erizal
Fachri Hamzah
Fatwa BBM
Feature
Fraksi PKS DPR
Fraksi PKS DPRD Banten
Fresh Money
Fuad Rumi
Gedung Baru DPR RI
Gema Keadilan
Gembong R Sumedi
Gemmar Mengaji
Gola Gong
Golkar
Gubernur
Gubernur Sumbar
Guru
Habib Aboe Bakar Alhabsy
Hamas
Harakah
Hatta Syamsuddin
Herlini Amran
Hidayat Didik
Hidayat Nurwahid
Hilmi Aminudin
Hukum dan HAM
HUT Israel
Ikhwanul Muslimin (IM)
ILC
Impor Daging
InCost Institute for Community Studyies
Intelijen
Internasional
International Crisis Group (ICG)
Irwan Prayitno
Islam KTP
Israel
Jatim
Jawa Barat
Jazuli Juwaini
JIL
Jilbab
Jimly Asshiddiqie
Jupri Supriadi
Kabupaten Serang
Kader Manja
KAMMI
Keanggotaan
Kebijakan Dasar
Keluarga
Kemal Stamboel
Kemenpora
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kesehatan RI
Kesehatan
Keuangan
Khairurrizqo
Khutbah Idul Adha
KNPI
Koalisi
Komisi III DPR
Konspirasi
Kota Cilegon
KPK
KPU Banten
KPU Kota Serang
Krisis Timur Tengah
Lady Gaga
LSI
Luthfi Hasan Ishaq
Mafia Pemilu
Mahfud MD
Mahfudz Siddiq
Majelis Syuro
Markaz Dakwah
Markus
Menkominfo
Menristek
Mensos
Mentan
Menteri KIB II
Mesir
Milad PKS
Misbakhun
MIUMI
Mobil Dinas
Moratorium
MPP PKS
MPR
Mudik
Muhammadiyah
MUI
Munas PKS
Mustafa Kamal
Najib Hamas
Nasional
Nasir Djamil
Nazaruddin
News
NII
Obama
Pansus Century
Pansus Pajak
Panwas Banten
Panwaslu
Parliamentary Threshold
Partai Demokrat
Partai Koalisi
PAW
PDIP
Pemakzulan
Pemilu
Pemuda
Pendidikan
Pengamat
Pengurus DPP
Pers
Piagam Deklarasi
Pilkada Banten
Pilkada DKI
Pilkada Jabar
Pilkada Kota Cilegon
Pilkada Serang
PKPU
PKS
PKS Bali
PKS Banten
PKS Jakarta
PKS Makassar
PKS Sulsel
Platform Kebijakan Pembangunan
Politik
POLRI
Presiden
Presiden PKS
Prof. Dr. Muhammad Mursi
Profil
Puisi dan Syair
Qitbiya Ilhami
Qiyadah
Rakernas
Rano Karno
Rapimnas PKS
Reformasi Birokrasi
Reshuffle
Ringkasan Eksekutif
RS Mitra Internasional
Rumah Keluarga Indonesia
Salim Assegaf
Sanuji Pentamarta
Save Our Palestine
SBY-Boediono
Sejarah PKS
Setgab
Siami
Simbol Negara
Skandal Dana Hibah
Sosial
ST 12
Suharna Suryapranata
Sumatera Utara
Surabaya
Surahman Hidayat
Suswono
Sydney Jones
Tarbiyah
Taujih
Tifatul Sembiring
Tim 8
Tokoh
Turki
Video
Visi dan Misi
Wahidin Halim
Wikileaks
Yatim
Yoyoh Yusroh
Yudi Widiana Adia
Yusuf Supendi

Recent Comment